SEO ON PAGE & OFF PAGE



SEO ON PAGE

Merupakan Optimisasi SEO yang dilakukan dari dalam website. Ada berbagai cara dapat dilakukan untuk Optimisasi SEO Onpage, yaitu:
  1. URL Domain : sebelum membuat sebuah website penting untuk menganalisa terlebih dahulu website yang akan dibangun. Kemudian tujuan website harus sudah jelas arahnya sesuai dengan URL Domain yang telah ditetapkan. Karena dasar utama agar website terus meningkat kinerjanya dimulai dari pemilihan URL Domain. Bila berhubungan dengan peningkatan Keyword, perlu memperhitungkan URL Domain yang sesuai dengan kata kunci yang ditargetkan. Jika URL Website sudah sesuai dengan target keyword, maka kita sudah siap untuk berkompetisi dengan lebih mudah pada keyword tersebut. Hindari untuk menggunakan domain dengan tanda Hyphens(-) dan hindari penggunaan angka di dalam URL Domain. Salah satu contoh website ini memiliki URL Domain www.seogereggi.com, maka secara tidak langsung saya sudah ikut berkompetisi dalam membangun atau meningkatkan keyword: SEO GereggiSEO, dan Gereggi.
  2. Template: kita harus membangun atau memilih template SEO Friendly untuk blog atau website. Sekarang ini sudah banyak template premium gratis yang memiliki struktur SEO Friendly. Namun bila ingin membangun sendiri template yang SEO Friendly, pastikan mengetahui elemen-elemen yang berdampak untuk menjadikan website kita masuk dalam kategori SEO Friendly.
  3. Tag Judul : merupakan elemen penting untuk mendefinisikan isi posting. Tag Judul sering digunakan oleh Search Engine Google untuk ditampilkan pada halaman hasil pencaharian. Sebaiknya Tag Judul memiliki panjang 50-60 karakter. Bila memiliki banyak Tag Judul dibawah 55 karakter, maka setidaknya 95% dari judul artikel akan di tampilkan dengan benar di halaman hasil pencaharian. Salah satu hal yang penting adalah biasakan untuk memasukkan kata kunci yang relevan di Tag Judul. Berikut ini referensi pembelajaran Tag Judul ( W3Shools HTML Tag Judul | Moz HTML Tag Judul | W3 HTML Tag Judul ).
  4. Meta Description Tag By Moz.com - SEO Gereggi
    Sumber Gambar : www.Moz.com
  5. Meta Tag : elemen ini terdiri dari Meta Description, Meta Keyword, dan Meta Content lainnya yang membantu website kita lebih cepat terindex Search Engine. Meta Tag akan memberikan informasi penting mengenai halaman website kita kepada Google Crawler. Meta Tag ini tidak ditampilkan secara keseluruhan pada halaman muka website, namun akan bekerja pada mesin pencaharian Google.
  6. Format H1 - H3 : Search Engine akan membaca halaman website secara keseluruhan dimulai dari kiri atas sampai kanan bawah. Maka dari itu penting untuk menempatkan Tag H1 pada kalimat pertama pada konten website. H1 umumnya ditempatkan pada Tag Judul artikel. selain H1 penting juga untuk menempatkan H2 dan H3 pada konten yang berada pada halaman tersebut. Seperti contoh website ini menempatkan H1 pada Tag Judul dan H2 pada Tag Judul Widget, atau pada Subheading.
  7. Internal Link : memiliki fungsi yang baik bila diterapkan di dalam setiap artikel atau di struktur menu website kita. Kenapa Internal Link begitu penting? dikarenakan tujuan utama Internal Linking adalah untuk membantu Search Engine menjelajahi seluruh halaman artikel dan membaca seluruh struktur blog kita. Struktur rapih membuat semua artikel kita akan terindeks dengan baik di Search Engine. Salah satu contohnya adalah memiliki menu website rapih dan menuju pada artikel terkait dengan relevan dan tidak berlebihan. Umumnya sebuah artikel baiknya memiliki 1 Internal Link terhadap artikel terkait. Hal tersebut juga dapat membantu para pembaca atau user yang mengakses website dan menemukan artikel yang user butuhkan. User akan betah berlama-lama mengakses artikel yang lainnya. Untuk SEO sendiri artikel yang memiliki Internal Link ke artikel lainnya memiliki nilai kata kunci yang secara tidak langsung membantu meningkatkan presentasi kata kunci artikel.
  8. Image ALT Text : bukan hanya text di dalam artikel yang bisa SEO Friendly, setiap gambar pada artikel dapat kita lakukan SEO Friendly agar dapat terindex di Search Engine dengan mudah. Hal tersebut membantu website kita mendapatkan Traffic lebih dan bermanfaat memberikan kepercayaan pada user bahwa website kita nyaman untuk diakses dikarenakan memiliki gambar-gambar yang user inginkan. Pertama sebelum meng-upload gambar pastikan nama untuk gambar merupakan keterangan singkat untuk menjabarkan gambar tersebut. Contohnya (gambar logo website ini) memiliki nama gambar "Seo-Gereggi-logo.png".  Kedua menambahkan ALT Text pada setiap gambar yang kita tampilkan di artikel. Keterangan yang kita berikan pada setiap gambar akan mempermudah Search Engine mengetahui gambar apa yang kita tampilkan di dalam artikel. Baiknya keterangan pada gambar memiliki panjang dari 5-15 kata. Bila keterangan terlalu panjang akan mempersulit Search Engine untuk mendefinisikan gambar tersebut. Untuk SEO kita dapat memasukan kata kunci pada gambar, namun kata-kata tersebut harus tetap relevan untuk mengartikan gambar.
  9. Penjelasan ALT Gambar - SEO  Sumber Gambar: www.DigitalSherpa.com
  10. Optimisasi URL Artikel : memiliki URL Artikel yang SEO Friendly sangatlah penting, karena Google sendiri memberikan informasi bahwa URL sebuah halaman harus Logis dan Mudah dimengerti oleh manusia [G]. URL Artikel yang baik memberikan penggalan kata yang jelas dalam menjabarkan kembali Tag Judul. Seperti contoh "www.domain.com/pengertianseoonpage", sebaiknya URL Artikelnya adalah "www.domain.com/pengertian-seo-onpage" dipisahkan dengan hyphens"-". Hal tersebut akan mempermudah Search Engine mengindex artikel sesuai dengan kata kunci yang dibangun pada berbagai elemen yang sudah dilakukan.
  11. Bold, Italic, Underline : pada artikel yang kita tulis penggunaan Format Text BoldItalic dan Underline berguna untuk mempercepat artikel dapat terindex Search Engine. Biasakan untuk menggunakan Format Text ini dalam setiap pembuatan artikel. Format Text membantu meningkatkan kualitas SEO Onpage website kita dan membantu user lebih tertarik untuk membaca artikel yang kita buat.
  12. Sitemap : merupakan link yang berisikan data tautan seluruh halaman yang ada di dalam Website. Sitemap memberikan kemudahan bagi user untuk dapat mencari artikel yang diinginkan dengan mudah. Dengan adanya Sitemap memberikan kemudahan Search Engine Google untuk mengindex setiap halaman website. Submit link Sitemap website ke Webmaster Google Tools, agar mempercepat artikel terindex dan ranking yang ditargetkan dapat masuk ke halaman pertama Search Engine Google.
  13. SEO OFF PAGE
    Merupakan Optimisasi SEO yang dilakukan di luar website. Dalam membangun SEO Off Page ada dua jenis tindakan. Pertama WhiteHat berarti melakukan tindakan yang aman (Natural) terhadap peraturan yang dikeluarkan Google, dan kedua BlackHat berarti menjalankan tindakan pembangunan SEO Off Page dengan cara yang cukup berbahaya bagi website kita, dikarenakan bila tidak memahami dan mengetahui dengan benar peraturan yang ada dapat membuat website terkena pinalti oleh Google. Ada berbagai cara dapat dilakukan untuk optimisasi SEO Offpage, yaitu:
    1. Social Media : merupakan media untuk membagi bermacam-macam data, salah satunya artikel atau link artikel. Biasakan untuk membagi artikel ke berbagai Social Media seperti Facebook, Twitter, Pinterest, StumbleUpon, dan lainnya agar user mengetahui website kita. Website yang selalu membagi artikelnya ke berbagai Social Media memiliki kesempatan lebih besar untuk dapat memenangkan kata kunci dan pastinya lebih cepat terindex oleh Search Engine. Social Media membantu website kita menjadi lebih dikenal oleh user. Salah satu contohnya bila website kita memiliki artikel mengenai "SEO" kemudian kita membagikan artikel tersebut ke Social Media dengan tepat dan sesuai kelompoknya, maka akan mempercepat website menjalin komunikasi baik bagi kelompok "SEO" tersebut.
    2. Backlink : merupakan salah satu SEO Off Page yang berpengaruh ke tingkatan PR (Page Rank), dan peningkatan kata kunci yang diinginkan. Backlink yang akan kita bangun haruslah baik dan bukan Spamming, karena bila website kita melanggar ketentuan yang ada membuat website kita akan terkena pinalti oleh Google Search Engine (Panda - Penguin). Banyak cara membangun Backlink, seperti Pyramid, Dummy Blog, Otomatis, Social Bookmark, Edu - Gov, Web 2.0, Forum, Blog To Web (1 arah), Blog To Blog (2 arah), Blog Walking, Review, Web Directory, Submitter, Iklan, dan cara lainnya yang sesuai dengan analisa dan perhitungan yang telah dibuat.
    3. Tools SEO Google : dalam mengembangkan Website, kita dapat memanfaatkan berbagai Tools yang diberikan Google seperti WebsmasterAnalyticsTrendsAdwords Keyword PlannerConsumer SurveysPageSpeed InsightsContent ExperimentsPlaces for BusinessAlertsTag Manager. Pelajari dan manfaatkan Tools yang diberikan oleh Google, dikarenakan akan membantu kita dalam membangun website yang Friendly SEO.
    4. Tools Google SEO Website
      Sumber Gambar : www.InboundID.com
    5. Share Gambar : mengupload ulang gambar dari artikel terkait di website penyimpanan gambar umum, serta memberikan keterangan berupa link balik ke artikelnya. Cara ini dapat membantu  peningkatan Backlink dan jumlah pengunjung website. Cara lainnya adalah dengan memberikan Watermark link website di dalam gambar.
    6. Cara lainnya dapat kita kembangkan sendiri dari cara sebelumnya. Dalam membangun Off Page (Kata Kunci) diperlukan tujuan dan analisa yang jelas. Gunakan tools untuk dapat saling melengkapi kebutuhan dalam membangun teknik Off Page. Pastikan untuk tidak menggunakan Software berkategori BlackHat secara berlebihan. Selalu pantau perkembangan SEO Offpage dengan benar. Banyak orang secara perlahan-lahan menemukan cara mudah dalam meningkatkan kata kunci dengan menggunakan rumus yang dibuat sendiri, tetapi tetap algoritma Search Engine Google menjadi dasarnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Memposting Gambar Produk di Shopee Melalui HP

OUTPUT DEVICE

SEO (Search Engine Optimization)